»

12 April 2009

pameran 09 (Universitas Yarmouk)



Alhamdulillah, berakhir sudah pameran khusus untuk mahasiswa asing di Universitas Yarmouk. Tidak kurang dari 20 negara mengikuti pameran ini, di antaranya, Arab Saudi, Turki, Palestina, Oman, Sudan, Aljazair, Irak dan beberapa negara di wilayah jazirah lainnya. Sedang untuk wilayah Asia Tenggara diwakili oleh Malaysia, Brunei Darussalam dan negara kita tercinta, Indonesia.
Banyak yg angkat topi dengan keragaman budaya Indonesia, mulai dari pakaian, bentuk rumah, bahasa, hingga adat istiadat lainnya.
Namun, kita tidak boleh berpangku tangan dengan itu semua, masih banyak PR yang harus kita selesaikan secepatnya, misalnya, masih banyaknya saudara perempuan kita yg terdampar di salah satu negeri Sham ini tanpa adanya kejelasan nasib. Kita harus bangkit guna mewujudkan cita2 sebagai negara maju dg pertumbuhan ekonomi terbesar kelima di dunia pada tahun 2030. Go Indonesiaku!!!!!

16 Januari 2009

Sisi Lain Dari Palestina

Tiga hari yg lalu tepatnya hari Rabu atau sehari usai UAS, saya sengaja utk berziarah ke makam sahabat Mu'adz bin Jabal dan Amir bin Abi Waqas. Tidak susah utk mencapai makam ke dua sahabat ini, karena selain transportasinya sangat mudah, jarak tempuhnya pun hanya memakan waktu krg lebih 40 menit saja dari tempat tinggalku. Dengan menggunakan bus umum di depan kampus, saya pun menuju Terminal Aghwar lalu berganti bus menuju daerah Suna dan di sinilah sahabat Mu'adz di makamkan. Setelah 15 menit di makam beliau, saya pun diajak minum teh oleh para penjaganya. Sembari berbincang ttg kondisi di Jordan maupun Indonesia, mereka pun menjelaskan bahwa bau wangi yg terdapat di makam sahabat mu'adz bukan karena disemprot minyak wangi, melainkan karunia Allah yg telah berlangsung sejak lampau, subhanallah batinku.

Tidak berselang lama, akupun menuju makam Sahabat Amir yg krg lbh 7 km dr makam sahabat mu'adz, tepatnya di daerah Suna Utara. Setelah dari makam akupun diajak ke kediaman penjaga makam tersebut, yg ternyata bernama Syeh Habibi. Qt pun berjalan menuju dataran agak tinggi hingga akhirnya sampai di rumah beliau. Sambil makan roti dan minum teh, beliau pun menunjuk sebuah persawahan yg agak jauh (kira2 sejauh alas babatan-blokagung), sambil mengatakan "Itu lo Palestina", "masak ya?!! jawab q sambil nggumun gak percaya". "Beliau pun menimpali tp Gaza jauh lo, karena Gaza dekat Mesir".

Masya Allah sgt deket sekali antara kedua negara ini. Bahkan rata2 mata pencaharian mereka pun jg sama, yakni petani. Di antara hasil pertaniannya adalah lemon, bayam, wortel, kacang2an dll. Subur dan hijau, itulah kesan yg aku lihat di daerah ini. Udara yg sejuk benar2 menggambarkan kesejukan dan keramahan penduduknya, sekalipun agama kedua daerah ini berbeda. Di sisi Jordan mayoritas warganya adalah muslim sedangkan Palestina di huni oleh masyarakat yg beragama Yahudi. Sama sekali tidak nampak adanya perselisihan di antara mereka. Semua masyarakat hidup dalam rasa aman, damai dan jauh dari ketakutan. Sehingga efek positifnya kesejahteraan dan ekonomi masyarakatpun juga dapat terwujud.
"Alangkah indahnya apabila suasana serupa juga tercipta di Gaza, semoga saja, amin....."

28 Desember 2008

lagu ini perasaan lumayan enak ya, ya gk???

video

11 Desember 2008

Akhirnya makan te sate.......rek!!!


Inilah inti dari riyoyo korban.. Jujur sakjujur2e, 1 hal yang memotivasiku untuk datang ke KBRI adalah makan sate, -selain tentunya sambung sanak lan dulur Indonesia-. Hampir setengah tahun aku jan sama sekali tidak pernah ngicipi masakan Indonesia, (apalagi masakane Bek Rob, wu....h malah wes so...uwi neh!!!). Saking kangennya dengan produk khas Madura ni, aku sampek habis ya.. kurang lebih 10 sunduk lah. Sebenarnya jan jaaaauh dr kata PUAS WAS WAS!!!, tapi mo gimana lg, wong disawang Bapak2 dan Ibu2 Kedutaan. Ya terpaksa aku puas2in dengan glegeken rasa sate yg gak abiz2 ampek di rumah.. Oalah ya nasib ya nasi..............b

Kullu 'Amin Wa Antum Bi khoir


Idul adha di negeri seberang ternyata tidak mengurangi rasa keinginan kita untuk berbagi dan bersilaturrahmi dengan sesama WNI. Terbukti di negara Pangeran Abdullah ini banyak sekali baik dari kalangan mahasiswa, TKI, dll yg berduyun2 datang ke KBRI. Para TKW pun yang selama ini jarang terlihat, akhirnya bisa mejeng bareng teman2nya. Tidak jarang di antara mereka yang datang di antar oleh juragan arabnya..Yang sukses maupun yang belum sukses -semoga kelak juga akan sukses- tumpek blek di KBRI. Bahkan di antara mereka juga rela menyisihkan sebagian hartanya untuk menyumbang hewan kurban. Alhamdulillah prosesi acara pada idul adha tersebut mulai sholat idul adha hingga makan daging kurban dapat berjalan dengan lancar dan khidmat.
Semua ini adalah cita rasa Indonesia yang jarang dimiliki oleh suku bangsa lain..

27 November 2008

oouuuggghhh...!! Minggu yang melelahkan,

Mulai minggu ini hingga 1 bulan ke depan akan menjadi minggu yang melelahkan bagiku. Rabu kemarin aku ujian untuk yang kedua kalinya dengan materi "Teori Ekonomi Islam". Tau gak? teori ekonomi Islam aku kira adalah materi yang menjelaskan prinsip2 di dalam islam yang mengatur tentang tata cara bermu'amalah dan pengembangannya. Eh!! tak taunya teori2 yang ada di dalam ekonomi mikro dan makro tumplek blek juga masuk di dalamnya. Idzan, aku harus belajar dua teori di dalam ekonomi, yaitu positivical economy dan islamic economy. Padahal waktu Madrasah Aliyah dulu nilai ujian akhirku untuk materi ini ya..agak rendah lah. Ahad besok masih ada ujian yang kedua untuk materi yang berbeda. Setelah itu masih harus ditambah satu ujian pada materi yang berbeda lagi plus mengumpulkan makalah (uduk bahasa indonesia lo rek, tapi bahasa akhirot hahahaha...)

Karena itu, do'ain ya semoga aku bisa istiqomah untuk terus memacu prestasi demi menggapai cita2 yang mulia di sisi Allah. Satu kesimpulan yang sementara aku peroleh, mempelajari kedua jenis ekonomi di atas ternyata sangat penting. Ekonomi Islam adalah sebuah perluasan dari khazanah Islam yang di bangun dan disandarkan pada Nash2 al-Qur'an dan al-Hadits serta nilai2 keagamaan. Sedangkan Ekonomi positif adalah pengetahuan hasil rekayasa manusia yang dibangun atas dasar pemenuhan kebutuhan hidup melalui proses tukar menukar barang dan jasa. Klop sudah dengan ayat al-Qur'an "wabtaqhi fi ma ataka Allahu ad-dar al-akhirah wa la tansa nashibaka min ad-dunya". Wallahu a'lamu bi as-Shawab

20 November 2008

Dinginnya Yordania.........!!!!

Kota Malang.... mungkin itulah kata2 yang tepat untuk melukiskan dinginnya Yordania saat ini. sebuah cuaca yang sama sekali jauh dari pikiranku sebelum aku datang ke negara dengan buah zaitun sebagai andalannya ini. kalau mendengarkan cerita alumni jama'ah haji, yang menceritakan kalau di Saudi sangat panas sekali, aku pikir Yordania ya nggak jauh beda lah. Apalagi sebelumnya teman2 bercerita kalau Yordan berbatasan langsung dengan Saudi, (perlu diketahui bahwa Amman, Ibukota Yordania dan Makkah hanya 24 jam dengan menggunakan bus). Bulan sebelas ini adalah fatroh di mana musim dingin semakin menanjak dan akan mencapai puncaknya pada akhir bulan Desember hingga bulan Januari. Pada dua bulan itulah jaket2 tebal dan penghangat ruangan (sobah) mulai digunakan. Sobah adalah penghangat ruangan berbentuk persegi panjang yang digunakan pada saat datangnya musim dingin yang pemakaiannya menggunakan gas. Saat ini saja dinginnya sudah menyamai Malang termasuk di Irbid (kotaku ketiga setelah Banyuwangi dan Malang), bahkan di beberapa tempat sudah menyamai Batu. Seperti apakah kelakah musim dingin yang sebenarnya, kita tunggu postingan2 berikutnya. Wallahu A'alamu Bi as-Shawab